• Home
  • Pengumuman
  • Seminar Peningkatan Kualitas Bimbingan Dan Penelitian Tugas Akhir dan Skripsi Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Fakultas Ilmu Komputer

Pengumuman UIGM

Seminar Peningkatan Kualitas Bimbingan Dan Penelitian Tugas Akhir dan Skripsi Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Fakultas Ilmu Komputer


Sabtu, 14 Maret 2015



Seminar Nasional Sehari yang diadakan pada hari Jumat, 27 November 2015 di Aula Lantai 3 Kampus A UIGM Palembang berjalan dengan meriah. Seminar ini merupakan kegiatan yang mengangkat tema tentang Strategi Sumatera Selatan Menyongsong Pasar Bebas Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015, dengan Narasumber oleh :

1.Prof. Dr. H. Iza Fadri, S.I.K. SH., MH( Kapolda Sumatera Selatan )

Dengan sub tema :Strategi Pembinaan ketertiban dan keamanan Daerah Sumatera Selatan menghadapi MEA 2015

2.Dr. (HC) Alim Markus(Direktur Maspion Group)

Dengan sub tema :Strategi Pengembangan usaha dalam negeri yang mampu bersaing dengan produk-produk Negara-negara Asean.

3.H. Marzuki Alie, SE., MM., PhD (Rektor UIGM)

Dengan sub tema :Strategi pengembangan dan pembinaan sumber daya manusia terdidik yang mampu bersaing dalam menghadapi MEA 2015

Selain itu, Selaku Moderator disampaikan oleh Dr. Yohanes Susanto, MM yang menambah kemeriahan dalam kegiatan ini. Dalam penyampaian materi para peserta diberikan penjelasan yang menarik mengenai ilmu pengetahuan mengenai Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Selaku Direktur Maspion Group Bpk. Dr. (HC) Alim Markus membagikan pengalamannya dan membagikan buku karangannya yang berjudul 100 Jurus Bisnis sehingga menambah antusias peserta mengikuti acara.

Sesi ke-dua juga tambah menarik yang diisi oleh Bpk Prof. Dr. H. Iza Fadri, S.I.K. SH., MH. Selaku Kapolda Sumatera Selatan. Dalam materinya membahas tentang strategi-strategi pembinaan ketertiban dan keamanan Daerah Sumatera Selatan menghadapi MEA 2015. Kesimpulan dari materi tersebut yaitu (1) pemberlakuan MEA 2015 akan berpotensi melahirkan kejahatan transnasional yang diprediksi semakin meningkat di wilayah Asia Tenggara, yang kemudian meluas ke setiap negara anggota Asean, sehingga sangat membahayakan kedaulatan negara dan mengancam Kamdagri. (2) penegakan hukum dan sistem peradilan pidana masih perlu harmonisasi. Kemudian sarannya yaitu Pemberlakuan MEA harus diikuti dengan penataan infrastruktur hukum dan perimbangan perekonomian di antara negara-negara ASEAN.

Selesainya pemberian materi berikutnya dilanjutkan dengan sesi Tanya Jawab diantaranya dari Mahasiswa, Dosen serta Tamu Undangan yang dipimpin oleh Moderator. Penghujung acara para tamu undangan dari beberapa Kepala Dinas, Rumah Sakit, Bank, serta Dosen ikut foto bersama untuk mengabadikan kegiatan ini sekaligus penutup kegiatan tersebut.


Tinggalkan Komentar: