• Home
  • Berita
  • Webinar Series 2 : Peran Penting Teknologi LiDAR untuk Survey dan Pemetaan Sebuah Wilayah

Berita UIGM

Webinar Series 2 : Peran Penting Teknologi LiDAR untuk Survey dan Pemetaan Sebuah Wilayah


Kamis, 11 Februari 2021



Program Studi Survei dan Pemetaan UIGM memprakarsai gelaran Webinar Series 2 yang bertajuk peran penting teknologi LiDAR bagi survei dan pemetaan dalam pembangunan wilayah, Kamis (11/2/2021).
Dalam webinar yang digelar melalui aplikasi zoom meeting dan live streaming channel youtube IGMTV Official tersebut menghadirkan narasumber Regional Sales Manager Australasia Microdrones USA, Syamsul Bahri, S.T; LiDAR Engineer PT ASI Pudjiastuti Geosurvey, Arya Sandah Hargo Dewantara dan Ketua Program Studi Survei dan Pemetaan UIGM, Virgus Ari Sondang, ST, M.Eng.
Menurut Virgus, penggunaan teknologi LiDAR ini dinilai cukup penting dalam upaya pemantauan sumber daya alam melalui kegiatan pemetaan, misalnya untuk kawasan perkotaan, daerah aliran sungai, hutan, perkebunan, area tambang, pesisir, dan sebagainya.
Dengan sejumlah narasumber yang akan berbicara, peserta terutama mahasiswa diharap mampu memahami dan menjelaskan perkembangan teknologi LiDAR saat ini, sebagai bekal untuk melaksanakan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Cukup besar potensinya dalam penggunaan teknologi LiDAR ini. Mulai dari memonitoring kondisi tutupan lahan, topografi, sumber daya alam, mitigasi bencana, dan dinamika yang terjadi di permukaan bumi, khususnya Provinsi Sumatera Selatan, jelasnyam, Rabu (10/2/2021).
Menurutnya, teknologi LiDAR atau Light Detection and Ranging adalah sebuah teknologi peraba jarak jauh optik yang mengukur properti cahaya yang tersebar untuk menemukan jarak dan/atau informasi lain dari target yang jauh. Metode untuk menentukan jarak menuju objek atau permukaan adalah dengan menggunakan pulsa laser.
Selama ini, kendala yang menghambat dalam kegiatan survei adalah sulitnya mendapatkan data spasial yang akurat, cepat, dan berbiaya murah. Teknologi LiDAR menggunakan platform Microdrones diharapkan mampu mengatasi kendala tersebut, pungkasnya. (andhiko tungga alam) (igmtvnews.com)



Tinggalkan Komentar:


Berita Lainnya


Galeri