• Home
  • Berita
  • Universitas Indo Global Mandiri Kian Matangkan Protokoler Pencegahan, Bentuk Gugus Tugas Covid-19

Berita UIGM

Universitas Indo Global Mandiri Kian Matangkan Protokoler Pencegahan, Bentuk Gugus Tugas Covid-19


Selasa, 21 Juli 2020



Universitas Indo Global Mandiri (IGM) membentuk dan mengangkat gugus tugas siaga corona virus disease (COVID-19) di lingkungan kampus.Pembentukan ini dilakukan terkait penetapan status keadaan tertentu darurat bencana wabah akibat pandemi ini di Indonesia terhadap sejumlah daerah. Dibentuknya gugus tugas siaga COVID-19 ini tertuang dalam Keputusan Rektor Universitas Indo Global Mandiri nomor 22/KR/2020.
Rektor Universitas Indo Global Mandiri, Dr H Marzuki Alie, SE, MM mengatakan gugus tugas ini nantinya akan menyiapkan langkah langkah cepat, tepat, fokus, terpadu serta sinergis antara bidang di Universitas IGM dalam upaya meningkatkan
kewaspadaan dan antisipasi penyebaran COVID-19 serta pengendalian resikonya yang dapat diekslarasi secara sinergi.
Meningkatkan segala bentuk kewaspadaan dan antisipasi penyebaran COVID-19, serta efektivitas pengambilan keputusan melalui sinergi antar bidang guna kesiapsiagaan merespons penanganan kasus yang mungkin terjadi di Universitas IGM.
2b44928ae11fb9384c4cf38708677c48.19
Tingkatkan rasa disiplin dan tidak melanggar aturan yang kita buat sendiri. Lakukan updgrade terhadap diri kita sendiri. Kalau ini berhasil tentunya kampus kita menjadi yang terbaik, paling tidak di Sumsel dan Indonesia, ujarnya.
Lingkungan Universitas IGM pun sebelumnya telah menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) menjaga sterilisasi di lingkungan kampus, dengan penyemprotan secara rutin pagi dan sore, pagi pukul 09.00 WIB, dan sore pukul 15.00 WIB. Selain itu di setiap sudut ruangan juga disiapkan cairan pembersih tangan serta pemeriksaan suhu tubuh.
Tak hanya itu, IGM pun juga terlibat dalam pemantauan sebaran kasus COVID-19 dengan menerapkan sistem Geographic Information System (GIS) bersama Pemkot Palembang. Proyeksi yang melalui tahapan format pengisian data itu melibatkan peran serta masyarakat untuk menghimpun informasi lewat portal survei.
Pengumpulan data didapatkan dari pengisian situs giscovid19-uigm-gis.hub.arcgis.com secara digital, dengan menggunakan platform buatan ESRI. Setelahnya, situs secara otomatis merekam data yang langsung ditampilkan dalam bentuk spasial atau titik koordinat geografis. Dari hasil rekaman informasi kemudian survei ditampilkan dan disebar, lalu tampil pada dashboard sebagai penampil data survei maupun lapangan. (andhiko ta)(berita/artikel ini telah terbit atau dimuat igmtvnews.com dengan judul yang sama)



Tinggalkan Komentar:


Berita Lainnya


Galeri