• Home
  • Berita
  • Rangkul Korban Banjir Jabotabek, Sema Universitas IGM Salurkan Donasi ke DD Sumsel

Berita UIGM

Rangkul Korban Banjir Jabotabek, Sema Universitas IGM Salurkan Donasi ke DD Sumsel


Kamis, 16 Januari 2020



Senat Mahasiswa (SEMA) Indo Global Mandiri (IGM) memberikan donasi sebesar Rp1.090.700 kepada Dompet Dhuafa Sumatera Selatan, Senin (13/1/2020).
Dana ini untuk disalurkan kepada korban banjir di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).
SPV Fundraising Dompet Dhuafa Sumsel Dahlia Oktamia, donasi yang diterima DD Sumsel dari Senat Mahasiswa UIGM ini akan diteruskan ke Dompet Dhuafa Pusat.
Nantinya bantuan dari Sema UIGM akan dibelikan barang-barang sesuai dengan kebutuhan korban banjir di Jabotabek, jelasnya.
Sejak terjadi banjir pada 1 Januari 2020, Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa Pusat sudah mengerahkan personelnya untuk membantu evakuasi dan juga memberikan bantuan korban banjir.
DMC Dompet Dhuafa Pusat tahu betul apa yang menjadi kebutuhan mendesak dari korban banjir. Oleh karena itulah, DMC Dompet Dhuafa juga yang nantinya bakal menyalurkan donasi dari Senat Mahasiswa UIGM langsung ke korban banjir.
Kita juga mengajak organisasi masyarakat, mahasiswa dan semua pihak untuk dapat bersama-sama membantu korban bencana banjir, baik yang terjadi Jabodetabek ataupun di Lahat, serunya.
Sebelumnya, untuk diketahui Supevisor Tim Respons Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa Abdul Aziz menyatakan, jika pihaknya telah menerjunkan personel untuk membantu warga terdampak banjir di Jabodetabek.
DMC Dompet Dhuafa diturunkan untuk membantu mengevakuasi warga. Kita sudah siapkan beberapa armada seperti perahu karet untuk membantu proses evakuasi. Ada juga kita kerahkan beberapa tim mobile yang menjadi tim pertama untuk menembus daerah banjir agar proses evakuasi yang dilakukan lebih cepat dan efektif, ujar Aziz
Selain itu, Dompet Dhuafa juga memberikan bantuan logistik dan pos hangat. Armada Darling (Dapur Keliling) Dompet Dhuafa satu-persatu telah menyambangi titik-titik pengungsian. Salah satunya di tempat pengungsian warga Kelurahan Cipinang, Melayu, Jakarta Timur. (andhiko ta)



Tinggalkan Komentar:


Berita Lainnya


Galeri