• Home
  • Berita
  • Program Kampus Mengajar (2), Siswa Tidak Miliki HP saat Belajar Daring, Mahasiswa UIGM Mengajar dari Rumah ke Rumah

Berita UIGM

Program Kampus Mengajar (2), Siswa Tidak Miliki HP saat Belajar Daring, Mahasiswa UIGM Mengajar dari Rumah ke Rumah


Senin, 05 Juli 2021



Universitas Indo Global Mandiri (UIGM) berpartisipasi dalam program Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka yang digagas oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi di Indonesia.
Salah satu mahasiswa Universitas Indo Global Mandiri yang berkesempatan langsung mengikuti program kampus mengajar tersebut yakni Sandi Haryanto.
Mahasiswa Prodi Ilmu Pemerintahan UIGM ini mendapatkan kesempatan mengajar di SD Negeri 1 Ulak Pianggu Kecamatan Pampangan, Kabupaten Ogan Komering Ilir.
a8f15eda80c50adb0e71943adc8015cf.22
Haryanto menjelaskan, dirinya mendapatkan banyak pengalaman dan ilmu selama ia mengikuti program kampus mengajar tersebut. Menurutnya, keberadaan mahasiswa yang terlibat dalam program ini mempermudah upaya guru di SD tersebut untuk melakukan kegiatan belajar mengajar.
Guru guru di SD N 1 Ulak Pianggu ini sangat mengapresiasi kedatangan kami. Mereka merasa terbantu, ujarnya, Senin (5/7/2021).
Ia mengatakan, sekolah yang berada di pedesaan dan pelosok tersebut masih sangat butuh sentuhan tangan dari pemerintah, terutama dalam hal Sumber Daya Manusia serta fasilitas pendukung pendidikan lainnya.
Bahkan, untuk melaksanakan sekolah daring selama pandemi ini pun, keberadaan telepon seluler (HP) menjadi kendala serius bagi siswa tersebut.
2a79ea27c279e471f4d180b08d62b00a.22
Orang tua mereka tidak memiliki HP yang cukup baik untuk melaksanakan sekolah daring. Jadi kami sambangi satu persatu rumah siswa dan memerikan pelajaran di rumah secara bergantian. Dengan begitu, siswa tidak tertinggal mata pelajaran, jelas dia.
Selama tiga bulan, lanjutnya, banyak hal yang didapat oleh Sandi. Selain bisa menyalurkan ilmu yang telah dimiliknya selama di bangku perkuliahan, dirinya juga memiliki jejaring yang lebih luas.
Bahkan, intinya, kita bisa mengetahui kondisi sebenarnya di lapangan. Kita harapkan, program ini akan terus berlanjut di tahun mendatang, untuk perkembangan pendidikan Indonesia yang lebih baik, pungkasnya. (andhiko tungga alam) (igmtvnews.com)



Tinggalkan Komentar:


Berita Lainnya


Galeri