• Home
  • Berita
  • Kewirausahaan dan Pembangunan Ekonomi Indonesia

Berita UIGM

Kewirausahaan dan Pembangunan Ekonomi Indonesia


Jum'at, 07 April 2017



Indonesia memiliki 514 kabupaten/kota namun hingga hari ini kemakmuran masih dirasakan oleh segelintir masyarakat di kota besar. Dengan generasi muda membangun daerah diharapkan kemakmuran di Indonesia dapat merata. Kemajuan daerah-daerah secara ekonomi akan menjadikan pilar penopang bangsa semakin kuat. Kesejahteraan masyarakat pun terjamin, yang kelas bawah dapat meningkat ke tengah, yang tengah pun bisa lebih baik lagi naik ke kelas atas.

Hary Tanoesoedibjo, Chairman & CEO MNC Group, memberikan motivasi bagi para mahasiswa Universitas Indo Global Mandiri (UIGM) Palembang, Rabu 5 April 2017 di Aula Lantai 3 Kampus A. Dalam kuliah umum ke-163 dari sejumlah perguruan tinggi (PT) di Indonesia. Semua generasi muda memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang berhasil. Kalian bisa belajar dari banyak orang, si A, si B, ambil positifnya.

Dia menyemangati generasi muda untuk terus berjuang membangun karier yang baik. Kalian harus bisa lebih sukses dari saya, ucapnya. Bagi generasi muda yang ingin mendalami bidang entrepreneur, Hary Tanoe berpesan untuk membangun daerah masing-masing, kembangkan potensi yang ada.

Menurutnya, sukses itu memerlukan perjuangan dan proses dengan waktu yang sangat panjang, Sejumlah proses yang dilalui tersebut harus dilakukan dengan kerja cepat, kerja keras dan disiplin."Saat ini jumlah perguruan tinggi dan mahasiswa itu sudah banyak sekali. Jika tidak melakukan kerja yang maksimal untuk mencapainya maka cita-cita tidak akan tercapai," terangnya kepada wartawan sumatera deadline.

Sementara itu, Rektor UfGM Palembang, Dr.H.Marzuki Ali mengatakan, hingga saat ini alumni UIGM Palembang sudah banyak yang mampu terjun dalam dunia usaha yang sukses. "Sebagai bentuk keberhasilan dalam berkompetisi di era globalisasi ada dua yakni mengisi pekerjaan dan yang kedua kita mampu membuka peluang kerja bagi orang banyak," ujarnya ditempat dan waktu yang sama. Tak hanya itu, menurutnya saat ini persaingan semakin ketat, semakin deras maka siapa yang paling cepat dia yang akan dapat. "Cara berfikir menjadi potensi dasaryang harus dimiiiki, namun yang paling penting adalah kemampuan menangkap peluang dan mempersiapkan diri sejak awal maka kesususekan akan didapatkannya.



Leave a Comment: