• Home
  • Berita
  • Dosen Universitas IGM penerima Sertifikasi ASEAN Engineer Register

Berita UIGM

Dosen Universitas IGM penerima Sertifikasi ASEAN Engineer Register


Senin, 16 September 2019



Presiden Joko Widodo meresmikan pembukaan The 37th Conference ASEAN Federation of Engineering Organization (CAFEO 37) yang digelar di Jakarta International Expo, Kemayoran, pada Rabu, 11 September 2019.
Konferensi ke-37 yang diikuti lebih dari 1500 peserta tersebut diselenggarakan oleh organisasi insinyur dari sepuluh negara ASEAN yang tergabung dalam ASEAN Federation of Engineering Organizations (AFEO).
Tujuannya untuk mengumpulkan para insinyur ASEAN dan bertukar pengetahuan, ide, serta pemikiran terhadap pembangunan ekonomi berkelanjutan di ASEAN.
Salah satu Universitas ternama di Palembang Sumatera Selatan (Sumsel) yang turut hadir menjadi peserta dalam AFEO 37 tersebut adalah Universitas Indo Global Mandiri (Universitas IGM).
Dalam konferensi tersebut, Universitas IGM yang diwakilkan oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan yang juga sebagai Dosen Fakultas Teknik Universitas IGM, serta Pengurus PII Cabang Kota Palembang Badan Kejuruan Sipil Tahun 2017-2020. Dr. Sumi Amariena Hamim, ST., MT., IPM., ASEAN Eng, sangat mendukung adanya kegiatan bertaraf internasional seperti ini, karena selain bisa sharing ide dan ilmu pengetahuan, namun yang terpenting ada satu visi untuk membuat Indonesia lebih maju.
Sabtu pagi,14/09/2019, yang merupakan awal aktivitas perkuliahan di Kampus Universitas IGM segera dimulai, Jurnalis IGMTVnews Ali Alfarizi langsung merespon dengan menemui Dr. Sumi Amariena Hamim, ST., MT., IPM., ASEAN Eng yang baru pulang ke Palembang setelah selesai mengikuti CAFEO 37 tersebut.
Meski beliau disibukkan dengan aktivitasnya yang kebetulan pagi itu hendak berangkat mengikuti bimbingan teknis Revitalisasi Reviewer Internal Perguruan Tinggi di Lingkungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah II, namun dirinya tetap menyempatkan waktu untuk di wawancarai.
Berikut petikan wawancaranya :
Apa kabarnya Bu?
Alhamdulillah baik. kendati baru pulang dari Jakarta, dan sedikit lelah, namun semangat kerja harus tetap diutamakan, terutama berkaitan dengan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat untuk menciptakan sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas.

Sepertinya, mau berangkat lagi ini?
Iya nih, ada Bimbingan Teknis untuk para reviewer internal perguruan tinggi yang mendapatkan peringkat madya di bidang penelitian yang diselenggarakan oleh L2DIKTI wilayah II.
Tanggal 11 September, Universitas IGM mengikuti acara Conference of ASEAN Federation of Engineering Organization ke-37?
Ya betul sekali

Apa urgensinya?
Kehadiran saya dalam Conference of ASEAN Federation of Engineering Organization ke-37 yang dibuka oleh Presiden RI Ir. Joko Widodo di JIEXPO Jakarta pada tanggal 11-14 September 2019 untuk mengikuti pengukuhan sebagai salah satu penerima Sertifikasi ASEAN Engineer Register (AER- ASEAN Eng.), terlebih para insinyur Indonesia maupun negara ASEAN bisa saling bertukar pengetahuan, berbagi ide, dan menemukan solusi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di masing-masing negara.
Kok bisa dosen Universitas IGM mendapatkan sertifikasi selevel ASEAN?
Sertifikasi ASEAN Eng, ini diberikan oleh The ASEAN Federation of Engineering Organization (AFEO) bagi para insinyur yang sudah memenuhi persyaratan dan kompetensi sebagai Insinyur Profesional agar dapat melakukan kegiatan praktek keinsinyuran di kawasan ASEAN. Pencapaian ini diperoleh dengan diawali mengikuti sertifikasi insinyur profesional di PII (Persatuan Insinyur Indonesia) untuk memperoleh IPM (Insinyur Profesional Madya). Hal ini dilakukan sebagai bentuk untuk memenuhi amanat UU No. 11 Tahun 2014 tentang Keinsinyuran dan PP RI No. 25 Tahun 2019 tentang peraturan pelaksanaan UU No.11 Tahun 2014 tentang Keinsinyuran, pada pasal 17 bahwa setiap insinyur yang akan melakukan praktik keinsinyuran di Indonesia harus memiliki Surat Tanda Registrasi Insinyur.
Surat Tanda Registrasi Insinyur didapat dari mana?
Surat Tanda Registrasi Insinyur dilakukan dan dikeluarkan oleh Persatuan Insinyur Indonesia (PII). Bagi para lulusan Sarjana Teknik Fakultas Teknik di Universitas IGM (FT Universitas IGM) dapat mengikuti uji kompetensi praktik keinsinyuran dengan melalui program studi Program Profesi Keinsinyuran yang telah ada di Indonesia, atau melalui mekanisme Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) serta lulus Program Profesi Insinyur. Saat ini Universitas IGM telah bekerja sama dengan PII Cabang Kota Palembang, dan bagi alumni FT Universitas IGM informasi tentang sertifikasi keinsinyuran dapat diperoleh dari Fakultas Teknik serta PII cabang Kota Palembang.
Ada harapan sendiri bagi Alumni Universitas IGM terkait sertifikasi ini?
Harapan saya semua lulusan Fakultas Teknik Universitas IGM dapat tersertifikasi kompetensi keinsinyuran dan dapat melakukan praktik keinsinyuran sesuai dengan UU No. 11 Tahun 2014, terutama untuk mencapai Visi Universitas IGM yang menghasilkan Sumber Daya Masyarakat (SDM) yang profesional dan berintegritas untuk mengisi dan atau menciptakan peluang kerja dan sesuai dengan Motto Universitas IGM Your Success is Our Commitment
Ada ucapan yang perlu di sampaikan?
Terima kasih disampaikan kepada semua keluarga besar saya, Universitas Indo Global Mandiri dan Yayasan Indo Global Mandiri atas dukungan pencapaian Asean Eng, semoga saya selalu amanah atas pengakuan yang menjadi titipan Allah SWT juga ilmu yang diperoleh serta dimiliki menjadi keberkahan dan bermanfaat bagi orang banyak. (ali alfarizi).



Tinggalkan Komentar:


Berita Lainnya


Galeri