Berita UIGM

Dengan Empat Pilar Bangsa Cegah Hoax


Senin, 23 April 2018



Mengingat kemajuan teknologi yang kian pesat dan sulit dibendung. Terlebih, anak-anak dibebaskan menggunakan gadget sehingga mudah mendapatkan informasi negatif. Anggota DPD RI Perwakilan Sumatera Selatan (Sumsel) Hj Asmawati SE, MM tiada hentinya mengingatkan dan intens membentengi sejumlah komponen masyarakat untuk bisa memfilter informasi yang mudah masuk ke dalam gadget.

Menurutnya, empat pilar bangsa itu adalah Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, Undang-undang Dasar 1945 dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Empat pilar tersebut harus tertanam di kepala siswa agar terhindari dari serangan negatif dunia luar. Kemajuan teknologi tidak bisa kita bendung lagi, tinggal kita memberikan benteng kepada generasi muda agar tidak terpengaruh dampak negatifnya seperti informasi hoax, ungkapnya disela kegiatan sosialisasi nilai-nilai kebangsaan dalam tantangan globalisasi teknologi informasi tahun 2018 di Aula Universitas Indo Global Mandiri (UIGM) Palembang, Jumat (20/4/2018), kepada guru TPA (Taman Pendidikan Alquran) yang tergabung dalam Badan Komunikasi Pemuda Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Palembang.

Dengan tujuan para pemuda masjid juga memiliki modal dasar empat pilar sebagai benteng diri dalam menghadapi kemajuan teknologi saat ini. Selain siswa dan mahasiswa, sosialisasi ini juga kita lakukan dengan BKPRMI dengan tujuan semua masyarakat bisa membentengi diri dengan empat pilar serta terhindar dari informasi hoax di era modern saat ini, paparnya pada cara yang dimoderatori Dekan Ilmu Pemerintahan dan Budaya (FIPB) UIGM Palembang, Isabella.

Oleh sebab itulah, Asmawati meminta para guru TPA untuk mengawasi santri dalam bermain dengan gadget. Era globalisasi itu ada yang positif dan negatif, oleh karena itu harus kita kontrol agar jangan sampai santri mengkonsumsi informasi negatif, ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris BKPRMI Kota Palembang, Rengga Putra mengatakan, kemajuan zaman saat ini sangat berpengaruh dan menimbulkan kecemasan karena memiliki pengaruh yang negatif. Baik dalam bentuk video, games, doktrin kata melalui teknologi gadget dan lain sebagainya.

Jadi pembinaan dan penanaman empat pilar bangsa juga sangat diperlukan bagi remaja masjid agar terhindar dari berbagai informasi negatif maupun berita hoax, ujarnya.



Leave a Comment: