• Home
  • Berita
  • Berbagi Tips Berwirausaha Saat Pandemi COVID-19, Ini Kata Alumni Universitas Indo Global Mandiri

Berita UIGM

Berbagi Tips Berwirausaha Saat Pandemi COVID-19, Ini Kata Alumni Universitas Indo Global Mandiri


Rabu, 18 November 2020



Berwirausaha menjadi salah satu alternatif terbaik bagi masyarakat untuk mempertahankan kebutuhan hidupnya, terutama di masa pandemi COVID-19 ini.
Meski demikian, tidak demikian halnya dengan Yogi Safran. Berbekal dari kampusnya, Alumni Manajemen Informatika (2003) dan TI (2011) Universitas Indo Global Mandiri (IGM) justru memiliki kemampuan untuk berwirausaha.
Dengan berkreasi melalui karikatur digital, hal ini mengubah hobinya menjadi sebuah profesi yang cukup menjanjikan. Ia mengatakan, jika prospek kewirausahaan ini cukup baik bahkan, saat terjadi pandemi Covid 19 ini usaha karikatur digitalnya tidak sepi order.
Bahkan saya harus mencari partner untuk membantu saya menyelesaikan pesanan yang terus datang. Itu artinya bisnis kreatif seperti ini masih cukup besar pasarnya. Selama kita bisa mengemasnya dengan baik, menurut saya bisnis seperti ini masih akan terus bertahan di masa depan, kata ASN Kementerian Keuangan Direktorat Jenderal Pajak ini.
Dalam webinar alumni mengajar di kelas Kewirausahaan Jurusan Sistem Informatika dan Manajemen Informatika Universitas Indo Global Mandiri, ia berbagi sedikit pengalaman.
Menurutnya, Karikatur Digital punya market yang sangat luas. Untuk pasar lokal karikatur digital masih sangat berpotensi untuk berkembang karena pemainnya juga sedikit, ditambah lagi jika bisa menjualnya di pasar internasional.
Di era digital dan internet seperti saat ini sekat antar negara hampir tidak ada, jadi produk digital seperti Karikatur Digital bisa dijual ke mancanegara. Sangat banyak pekerja seni digital lokal yg memperoleh penghasilan tinggi dengan menjual jasanya di marketplace internasional seperti Fiverr.
Di hadapan mahasiswa, ia pun berpesan agar mahasiswa dan masyarakat memanfaatkan waktu muda untuk berani mencoba hal-hal baru. Karena profesi terbaik adalah hobi yang dibayar. Belajar tidak hanya di bangku kuliah, berwirausaha akan mengasah kreatifitas dan jadi sarana bagi kita menimba ilmu dari pengalaman sedini mungkin, ujarnya.
Sementara, Wakil Rektor II Universitas Indo Global Mandiri, Jhon Roni Coyanda, S.Kom, M.Si menyebut jika untuk peningkatan kompetensi tersebut, Universitas IGM memiliki program alumni mengajar, yang bertujuan untuk memberikan, terobosan bahwa alumni harus kembali ke kampus, memberikan masukan dan motivasi ke mahasiswa bahwa tantangan ke depan harus disiasati dengan kemampuan dan kompetensi diri. (andhiko tungga alam) (igmtvnews.com)



Tinggalkan Komentar:


Berita Lainnya


Galeri