• Home
  • Berita
  • Antisipasi Penyalahgunaan Narkoba, Karyawan Yayasan IGM, UIGM dan STEBIS IGM Lakukan Tes Urine

Berita UIGM

Antisipasi Penyalahgunaan Narkoba, Karyawan Yayasan IGM, UIGM dan STEBIS IGM Lakukan Tes Urine


Jum'at, 15 November 2019



Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumsel menggandeng Yayasan Indo Global Mandiri (IGM) Palembang untuk melakukan antisipasi pencegahan, peredaran dan penyalahgunaan narkoba di lingkungan kampus.
Salah satunya dengan pengambilan sample urine yang dilakukan kepada seluruh karyawan Yayasan IGM, Universitas UIGM serta STEBIS IGM Palembang yang digelar di Aula Lantai 3 Kampus A, Rabu (13/11/2019).
Setelah dikumpulkan dalam satu ruangan, masing masing pegawai diminta untuk mengisi formulir serta mendapatkan satu tabung plastik kecil yang nantinya digunakan untuk menyimpang urine mereka, setelah dari toilet.
Selama proses pengambilan sample pun, karyawan mendapatkan pengawasan ketat dari anggota BNNP Sumsel. Tak hanya itu, karyawan juga diminta untuk menuliskan obat yang telah dikonsumsi sejak tiga hari terakhir.
Ketua Yayasan IGM Palembang M Fadhil Alie, S.Kom, B.I.T, M.I.T menyebut jika pengambilan sample urine ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi penyalahgunaan narkoba di lingkungan kampus baik di tingkat karyawan maupun dosen. "Kita sebagai lembaga pendidikan tentunya mendapatkan perhatian dari masyarakat. Kita juga panutan," katanya.
Ia berharap, dengan kegiatan ini semua keluarga besar Yayasan IGM baik di Universitas maupun di STEBIS benar benar bersih dari ancaman narkoba. "Kita tentunya tahu, narkoba merusak generasi di masa depan kita. Alhamdulillah sampai sejauh ini belum ada karyawan kita yang diketahui menggunakan narkoba. Kalaupun ada, tentu kita akan berikan tindakan tegas sesuai dengan peraturan yang berlaku," ujarnya.
Sementara, Kasi Dayaman Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumsel Dempi Hariani, SKM, MM mengatakan, kegiatan pengambilan sample urine ini merupakan program pemberdayaan masyarakat Pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
"Kriterianya ada enam parameter," imbuhnya. Menurutnya, untuk mengantisipasi aktivitas sebaran narkoba ini, BNNP Sumsel terus memberikan sosialisasi serta membentuk penggiat anti narkoba di masing masing institusi di Sumsel. "Jauhi narkoba, ciptakan lingkungan kita bersih dari narkoba," pungkasnya. (andhiko ta).



Tinggalkan Komentar:


Berita Lainnya


Galeri